Profil saya

Foto saya
saya seorang mahasiswa di UPY,jurusan FKIP PGSD angkatan 2012. saya tertarik dengan hal yang berbau otomotif.

Teman

Minggu, 20 Oktober 2013

BADAK

Badak atau istilah dalam bahasa Inggrisnya disebut rhinoceror atau rhino adalah lima spesies hewan dari famili Rinocerotidae,ordo Perissodactyla yang kesemuanya berasal dari Afrika atau Asia.
Tiga jenis badak diantaranya berada di Asia,yakni:
1.    Badak Sumatera(Sumatran Rhino) bercula dua atau Dicerorhinus Sumatrensis.
2.    Badak Jawa(Javan Rhino)bercula satu atau Rhinocerus Sondaicus,dan
3.    Badak India (Indian Rhino)bercula satu atau Rhinocerus Unicornis.
Karakteristik badak antara lain:
1.    Berukuran besar
2.    Dapat mencapai bobot lebih dari satu ton
3.    Satu atau dua cula pada bagian tengah dahi.Jika berjumlah dua,salah satu terletak di depan yang lainnya(tidak bersisian)
4.    Termasuk hewan herbivora
5.    Kulit dengan tebal sekitar 1,5 - 5 cm yang terbentuk dari lapisan halogen
6.    Memiliki indra pendengaran dan penciuman yang tajam,tapi tidak dapat melihat jauh
7.    Sebagian besar badak tidak dapat hidup melebihi 40 tahun.
Badak Jawa
Badak Jawa lebih kecil daripada sepupunya,badak India dan memiliki besar tubuh yang dekat dengan badak hitam.Panjang tubuh badak jawa(termasuk kepalanya) dapat lebih dari 3,1 - 3,2 m dan mencapai tinggi 1,4 -1,7 m.Badak dewasa dilaporkan memiliki berat antara 900 dan 2.300 kilogram.
Badak jawa dan badak India memiliki satu cula yang berukuran antara 20 – 27 cm.Badak Jawa jarang menggunakan culanya untuk bertarung tetapi menggunakannya untuk memindahkan lumpur di kubangan,untuk menarik tanaman agar dapat dimakan dan membuka jalan melalui vegetasi tebal.
Badak Jawa memiliki bibir panjang,atas dan tinggi yang membantunya mengambil makanan.Gigi serinya panjang dan tajam berguna untuk bertempur,sedangkan  gigi geraham yang berjumlah enam buah digunakan untuk mengunyah tanaman kasar.Usia hidup mereka selama 30 sampai 45 tahun.Kulitnya yang sedikit berbulu,berwarna abu-abu atau abu-abu cokelat membungkus pundak,punggung,dan pantat.

Konservasi , Penyebaran dan Habitat
Faktor utama berkurangnya populasi badak adalah perburuan untuk culanya.Cula badak dipercaya sebagai bahan obat dan kulitnya digunakan untuk membuat baju baja tentara Tiongkok serta sebagai penangkal racun ular.
Terdapat dua tempat penyebaran dan pelestarian badak yaitu:
1.    Taman Nasional Ujung Kulon (terletak di ujung barat pulau Jawa)
2.    Taman Nasional Cat Tien yang terletak sekitar 150 km sebelah utara Kota Ho Chi Minh di Vietnam.
Sifat badak:
•    Badak Jawa adalah binatang yang tenang dengan pengecualian ketika mereka berkembang biak dan apabila seekor inang mengasuh anaknya.
•    Kadang-kadang mereka suka berkerumun dalam kelompok kecil di tempat untuk mencari mineral dan kubangan lumpur.
•    Berkubang di lumpur untuk menjaga suhu tubuh dan membantu mencegah penyakit dan parasit.(Badak Jawa lebih suka menggunakan kubangan lumpur bekas badak lain daripada harus menggali kubangan lumpur sendiri).

Makanan
Badak adalah hewan herbivora dan memakan bermacam-macam species tanaman terutama tunas,ranting,daun-daunan muda dan buah yang jatuh .Badak diperkirakan makan 50 kg makanan perhari.Baik badak Jawa maupun Sumatera memerlukan garam untuk makanannya.Tempat mencari mineral umum tidak ada di Ujung Kulon ,tetapi badak Jawa terlihat minum air laut untuk nutrisi sama yang dibutuhkan.
Reproduksi
Sifat seksual badak Jawa sulit dipelajari karena spesies ini jarang diamati secara langsung dan tidak ada kebun binatang yang memiliki spesimennya.
Betina mencapai kematangan seksual pada usia 3 – 4 tahun,sementara jantan pada umur 6 tahun.Sedangakan masa kehamilan muncul pada periode 16 – 19 bulan.Interval kelahirannya 4 – 5 tahun dan anaknya membuat berhenti pada waktu sekitar 2 tahun.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar